Kamis, 14 Agustus 2014

senangnya belajar membaca

Disuatu siang, ketika sinar matahari tidak terlalu menyengat dan angin sepoi sepoi bertiup datang seorang gadis cilik berusia 2 tahun 11 bulan , imut,cantik dan menggemaskan, ditemani bundanya ke tempat KURSUS BACA TULIS  BUCERI. Sang bunda bertanya apakah anaknya yang cilik ini dapat diikutsertakan dalam KURSUS BACA TULIS di BUCERI ? sang bunda juga mengatakan bahwa saat ini anaknya disekolahkan di sebuah TK yang kebetulan TK tersebut cukup terkenal dikalangan masyarakat menengah atas. sang bunda mengatakan lagi ,berhubung anaknya berada dikelas PLAYGROUP, dan hanya masuk seminggu 3 x saja, maka untuk 2 hari sisanya sang bunda ingin mencari aktivitas lainnya untuk sang anak dan kebetulan sepulang kerja, beliau melihat plang nama KURSUS BACA TULIS BUCERI  dari jendela mobilnya ketika akan berangkat kantor, dan hari ini menyempatkan diri untuk datang dan mencari informasi yang dia butuhkan. Sebenarnya KURSUS BACA TULIS BUCERI ditujukan untuk anak yang minimal berusia 3 tahun, tetapi karena sang anak tadi memang mempunyai nilai + seperti mandiri ( tidak menempel kepada sang bunda, taat perintah/intruksi dan konsentrasinya bagus untuk jangka waktu tertentu yang memungkinkan menerima pelajaran, maka anak tersebut pun kami terima di KURSUS BACA TULIS BUCERI. siapa sangka ternyata yang pada awalnya ada keraguan apakah anak itu dapat menyerap pelajaran membaca atau tidak, ternyata mempunyai daya tangkap yang luar biasa dan dalam waktu 1 bulan anak tersebut sudah bisa membaca paragraf yang disediakan dengan lancar .
Di  KURSUS BACA TULIS BUCERI  untuk awal di modul A anak di perkenalkan huruf vokal a,e,i,o,u dan konsonan l,b,k,h ( 8 x pertemuan ). Untuk setiap kehadirannya di kursus anak tersebut hanya diantar sang sopir dan ditemani oleh sang Babysitternya dimana sang Babysitternya kami perkenankan masuk keruang belajar dan tentu saja sang Babysitternya kami ajak dan rangkul pula untuk mengikuti pelajaran yang kami berikan kepada sang anak dengan harapan sang Babysitternya dapat mengajarkan kembali apa yang sudah kami ajarkan yang sesuai dengan teknik yang ada di tempat KURSUS BACA TULIS BUCERI
Dalam setiap kali pembelajarannya, sang anak tadi mau mengikuti pelajaran pengenalan huruf, membunyikan huruf, membunyikan kombinasi bunyi 2 huruf yaitu bunyi vokal dan konsonan ( walaupun suaranya pelan dan kadang hanya diam, tetapi memperhatikan dengan serius ) dan mau belajar menulis, dengan tekun walaupun dalam diam.  dalam 1 jam pertemuan si anak hanya mampu berkonsentrasi dalam30 menit saja (dan itu sudah bagus sekali ) sisanya dia selalu bermain dan melakukan apa yang dia mau saja, seperti mencoret coret gambar, bermain puzzle, mewarnai....dll. 
Pernah suatu kali sang Pelatih Baca ( sebutan kami untuk guru Baca nya ) mengatakan kepada saya bahwa sang anak tidak mau berbicara dan mengatakan bunyi huruf yang harus disebutkannya, tetapi sang anak hanya memperhatikannya dalam diam. lalu Aku katakan kepada sang Guru bahwa tetap saja mengajarkan dan memperkenalkan bentuk huruf dan bunyi huruf, baik secara imajinasi maupun visualisasi walaupun anak sepertinya tidak memperhatikan. karena dalam diamnya ketika gurunya tetap semangat dan lincah memperkenalkan bentuk dan huruf huruf tadi, sebenarnya secara visualisasi dari penglihatan dan bunyi dari pendengaran, memori anak tersebut bekerja sangat baik dan menyimpan setiap informasi baru ke dalam memori otaknya. dan benar saja ketika sang guru tetap semangat dan tak patah semangat untuk tetap memperkenalkan huruf huruf tadi, suatu kali dalam pertemuan kelasnya, tiba tiba saja sang anak bersuara dan membaca paragraf yang diberikan gurunya..... ha ha ha ha...... sang guru pun tertawa senang, dan aku tersenyum riang.........

inilah cara pembelajaran yang kami ajarkan di awal pertemuan ( pertemuan 1 - 4 )

pertemuan 1. mengajarkan bentuk huruf dan bunyi huruf vokal a,e,i,o,u

hallo sayang, selamat pagi, hari ini kita belajar huruf......a (guru memperlihatkan huruf a yang di tempel di sebuah sumpit.)
ini.... huruf a..... ( guru memperlihatkan huruf a nya )
ini.... huruf a....  ( guru memperlihatkan huruf a nya ) , 
ini....huruf a..... ( guru memperlihatkan huruf a nya )
hal ini dilakukan sebanyak 3 x, walaupun anak sepertinya tidak memperhatikan serius.
bagaimana cara menulis huruf a...?
guru mengambil spidol dan menulisnya di papan tulis kecil berkaki yang ada/diletakkan disebelahnya.
perhatikan ibu ya..... guru menuliskannya sambil menyanyikan lagu bentuk huruf a....
a...a...a...ku kenal huruf a ( tangan kiri sang guru memperlihatkan huruf a yang ditempel disumpit tadi )
buncit perutnya ke muka   ( guru menulis bagian depan huruf a seperti perut buncit dengan tangan kanan)
tarik garisnya ke bawah     ( guru menarik garis dari atas ke bawah dari perut buncit tadi 
a..a...a... ku kenal huruf a  ( guru menunjuk huruf a di papan tulis yang baru saja ditulisnya )
contoh bentuk huruf vokal di KURSUS BACA TULIS BUCERI


hal ini dilakukan 2 - 3 kali, kemudian guru memberikan latihan menulis yang ada di modul anak dan mengajarkan anak menulis huruf tadi sambil menyanyikan lagu bentuk hurufnya )

setelah selesai latihan menulisnya, maka guru mengajarkan bunyi hurufnya.....
anak anak... ini huruf apa ? ( guru memperlihatkan huruf a nya lagi dengan harapan anak sudah mengingat huruf a tersebut )
betul...ini huruf a.... bunyinya....a
ini huruf a, bunyinya... a
ini huruf a, bunyinya...a

setelah itu guru melakukan hal yang sama untuk huruf vokal berikutnya yaitu e,i,o,dan u....

lagu huruf e :  e...e...e... ku kenal huruf e
                     ada garis yang tertidur
                     melengkung hampir tersambung...
                     e..e...e...ku kenal huruf e....

Setelah semua vokal diajarkan baik bentuk hurufnya ( yang diperkenalkan dengan cara visualisasi yaitu memperlihatkan hurufnya yang ditempel di sebuah sumpit ), lagu bentuk hurufnya yang diperkenalkan secara imajinasi ( dengan bernyanyi lagu bentuk huruf ) , dan bunyi hurufnya .... sebagai penutup pembelajaran guru mengajarkan bunyi kombinasi dari 2  bunyi vokal tadi.
contoh :
guru mengambil 2 buah huruf vokal yang ditempel disumpit misalnya huruf a dan i
guru memegang huruf a ditangan kiri dan huruf i di tangan kanan.
tangan kiri... ini huruf a bunyinya a.... guru membunyikan bunyi huruf a , aaaaa sambil menggeser tangan kirinya kearah dada dan meletakkan tangan kiri yang memegang huruf a tadi di dada,
tangan kanan.... ini huruf i, bunyinya i, iiiiii sambil menggeser tangan kanannya kearah dada dan meletakkan tangan kanan yang memegang huruf i tadi di dada, bergabung dengan huruf a yang sudah ada.
lalu kedua tangan kiri dan kanan, dimajukan ke depan sambil membunyikan bunyi ai.
... ini ai....ini ai...ini ai....
ai untuk selai....
ai untuk gulai.... 
guru melakukan hal seperti itu untuk kombinasi oi, ei... au...dst.

Dan ternyata... anak yang berumur 2 tahun 11 bulan pun dapat membaca asal diajarkan dengan cara yang benar. ajarkan anak membaca melalui perkembangan otak kanannya, karena untuk anak yang berumur 0 - 7 tahun yang berkembang pesat adalh otak kanannya.
ternyata membaca itu menyenangkan.

anda ingin belajar dan membuka kursus baca tulis untuk anak 3 - 8 tahun ?
hubungi saya DELLA F MARBUN di 0812 8385 8678
saya akan memberikan penjelasan yang sejelas jelasnya bahkan sebelum anda bertanya. 
KURSUS BACA TULIS BUCERI adalah KURSUS BACA TULIS yang mengajarkan anak membaca dengan metode BUNYI< IMAJINASI DAN VISUALISASI, mengajarkan anak membaca TANPA mengeja, TANPA menghafal dan TANPA stress. ayo.... ikutan bisnisnya....... 
hubungi DELLA F MARBUN 

Setiap anak adalah unik, dan berbeda cara di dalam menyerap suatu informasi. mungkin kita mengira anak tidak menyerap informasi yang kita sampaikan, ternyata di dalam keunikannya dan keasyikan bermainnya mereka menyerap informasi informasi tersebut, dan di suatu waktu informasi tersebut akan terucapkan oleh mereka. Jangan pernah khawatir anak tidak memperhatikan, berikan informasi informasi positif setiap kali kita bisa bermain dengan anak terlepas dia memperhatikan atau tidak.